Senin, 22 Oktober 2012

PENGARUH DAN AKIBAT PERISTIWA SEJARAH

PENGARUH DAN AKIBAT DARI PERISTIWA SEJARAH

Suatu peristiwa sejarah yang telah terjadi dalam kehidupan masyarakat akan memberikan pengaruh dan akibat yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat tersebut. Peristiwa sejarah yang telah terjadi itu merupakan suatu peristiwa yang diinginkan oleh masyarakat atau suatu golongan dalam masyarakat bersangkutan. Misalnya, peristiwa sejarah tentang “Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945”. Peristiwa itu merupakan suatu peristiwa yang telah direncanakan dan diperjuangkan oleh seluruh bangsa Indonesia dalam membebaskan diri dari penindasan yang dilakukan oleh kaum penjajah. Bahkan sejak awal kedatangan kaum penjajah ke wilayah Indonesia selalu disambut dengan berbagai perlawanan oleh bangsa Indonesia.
Peristiwa sejarah tersebut dapat menimbulkan pengaruh positif dan negative bagi masyarakat atau bangsa tersebut menilai peristiwa itu. Pengaruh positif yang ditimbulkan oleh suatu peristiwa sejarah akan membawa perubahan-perubahan ke arah kemajuan atau kebaikan dari kehidupan masyarakat. Misalnya : peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia membawa pengaruh yang positif bagi bangsa Indonesia. Alasannya, sejak proklamasi kemerdekaan itu, bangsa Indonesia dinyatakan telah terbebas dari segala bentuk penindasan dan pernjajahan pihak asing terhadap bangsa Indonesia. Berkat kemerdekaan itu bangsa Indonesia dapat mengembangkan diri untuk menjalani kehidupannya tanpa adanya tekanan dan penindasan darikaum penguasa atau penjajah asing.
Sementara itu, pengaruh negative bisa juga ditimbulkan oleh suatu peristiwa sejarah, karena suatu peristiwa yang telah terjadi itu menyebabkan timbulnya kegelisahan dan keresahan dalam kehidupan masyarakat atau bangsa bersangkutan. Misalnya : jatuh bangunnya kabinet yang berkuasa atas pemerintahan Negara Indonesia sejak tahun 1945 sampai dengan tahun 1959. Pada masa ini, tidak ada satu kabinet pun yang berhasil memerintah sampai batas waktu yang telah ditentukan, yaitu lima tahun, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Bahkan lamanya setiap kabinet berkuasa tidak dapat ditentukan, seperti ada kabinet yang berkuasa satu tahun, dua tahun atau tiga tahun. Dengan kekuasaan seperti itu, maka masing-masing kabinet tidak mungkin dapat menyelesaikan program kerja yang telah dicanangkan pada awal kekuasaannya. Juga setiap kabinet yang berkuasa tidak mungkin dapat menyelesaikan masalah-masalah negara dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, pergantian-pergantian kabinet yang tidak tentu batas waktunya, tidak akan mungkin dapat memperbaiki kehidupan masyarakatnya, melainkan akan menambah terpuruknya kehidupan masyarakat atau bangsa tersebut.
Dengan demikian, baik buruknya akibat yang ditimbulkan oleh suatu peristiwa sejarah yang telah terjadi itu, tergantung kepada latar belakang atau sebab-sebab terjadinya suatu peristiwa bersejarah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar